Kemacetan lalu lintas khususnya di kota-kota besar yang semakin menjadi sekarang ini, sudah saatnya perlu mendapatkan penanganan dan pemecahan masalah yang tepat. Sebab, banyak dampak negatif yang ditimbulkan oleh kemacetan lalu lintas tersebut yang mana salah satunya adalah semakin rawannya tingkat keselamatan para pengendara di jalanan. Bahkan menurut sebuah penelitian yang telah dilakukan, kendaraan ternyata telah ditetapkan sebagai alat pembunuh urutan tingkat pertama di Indonesia.  Melihat kondisi di jalanan yang sudah tidak kondusif lagi tersebut maka setiap pengendara rasanya sudah wajib untuk memproteksi dirinya dari bahaya yang bisa mengancam keselamatan jiwanya saat berkendara di jalanan yaitu dengan menggunakan asuransi kecelakaan diri.

Personal Accident Insurance atau asuransi kecelakaan diri adalah produk asuransi  yang memberikan perlindungan kepada tertanggung yang mengalami kecelakaan sehingga menyebabkannya cacat tetap sebagian atau seluruh badannya termasuk juga jika sampai meninggal dunia. Bagi para pengendara aktif menggunakan produk asuransi kecelakaan ini dirasakan sangat penting apalagi mengingat tingkat kecelakaan di jalan raya saat ini semakin mengkhawatirkan. Hal tersebut bukan semata wacana tanpa bukti belaka karena jelas telah ada laporan validnya yang dikeluarkan oleh pihak berwenang KNKT (Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi). Menurut KNKT jumlah korban meninggal dunia akibat tragedi kecelakaan di jalan raya setiap tahunnya cenderung terus mengalami peningkatan. Penyebab kecelakaan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya ialah faktor human error atau kelalaian manusia sebesar 52%, faktor teknis sebesar 42%, dan faktor lingkungan sebesar 6%.

Dengan memproteksi diri menggunakan asuransi kecelakaan, maka ada banyak keuntungan yang bisa diperoleh oleh para pengendara, yaitu seperti :

  1.    Mendapatkan hak untuk menerima santunan dengan persentase dari uang pertanggungan jika pengendara yang menjadi tertanggung mengalami kecelakaan dan menyebabkannya cacat tetap sebagian.
  2.    Mendapatkan hak untuk menerima santunan sebesar 100% dari uang pertanggungan apabila pengendara yang menjadi tertanggung mengalami kecelakaan dan karena hal itu menyebabkannya sampai meninggal dunia.
  3.    Mendapatkan hak untuk menerima santunan rumah sakit sampai 10% dari uang pertanggungan jika pengendara yang menjadi tertanggung mengalami kecelakaan dan mengharuskannya di rawat inap.

Itulah manfaat dan keuntungan yang akan di dapatkan apabila pengendara membeli dang menggunakan produk asuransi kecelakaan bagi diri atau Personal Accident Insurance.