Take over KPR bisa didefinisikan sebagai bentuk pengalihan kredit KPR dari pihak pemilik lama ke pihak pemilik baru. Dalam kata lain bisa diartikan bahwa pemilik rumah pertama yang membeli rumah dengan kredit KPR menjual kepada pihak kedua dengan harga yang telah disepakati dan juga meneruskan kredit hingga selesai. Namun melakukan take over KPR tidak boleh sembarangan. Berikut ini da beberapa tips sebelum take over KPR:

1. Jangan pernah Anda terkecoh dengan harga rumah yang murah. Perhatikan dan periksa kembali kondisi rumah yang ditawarkan.

2. Perhatikan kondisi lingkungan rumah, apakan lokasi tersebut menguntungkan apa tidak, sering terjadi banjir atau tidak, dan juga tingkt keamanannya.

3. Cek keabsahan pemilik rumah, cek ada sengketa atau tidak.

4. Lakukan take over KPR rumh dihadapan pihak pemilik rumah, bank, dan notaris.

5. Kalkulasikan dengan seksama jumlah tagihan dan uang yang harus dibayarkan kepada pemilik rumah. Apakah jumlahnya lebih mahal atau lebih murah.

6. Periksa kembali jumlah angsuran yang sudah dibayarkan dan berapa sisanya.

7. Periksa juga kemudahan pembayaran cicilan Anda via bank yang ditunjuk.

Informasi diatas merupakan informasi tentang take over KPR yang dapat Anda jadikan referensi jika Anda ingin melakukan take over rumah. Lakukan dengan hati-hati dn teliti, jangan gegabah dalam memutuskan mengambil take over KPR.

Tinggalkan balasan