Bayi memang masih memiliki perut yang kecil, belum begitu kuat. Sehingga setiap asupan makanan yang masuk ke dalam perutnya juga harus anda atur dengan sedemikian rupa. Ada beberapa hal yang penting sebagai pertimbangan anda di dalam mengatur makanan bayi, diantaranya adalah usia bayi, cara mengolah makanan sekaligus kandungan gizinya. Dimana hal-hal tersebut sangat berperan bagi kesehatan bayi, tentu saja agar kelak tumbuh sebagai anak sehat dan aktif seperti keinginan anda.

Perlu anda ketahui bahwa setiap tahapan perkembangan usia bayi membutuhkan asupan makanan yang berbeda-beda. Dimulai dari usia 0-6 bulan, pada masa ini bayi hanya diperbolehkan diberi jenis makanan cair seperti ASI. Sementara ketika memasuki usia 6-12 bulan, maka anda boleh menambah asupan makanan bayi dengan makanan lembut serta semi pudar seperti halnya pisang beserta bubur. Tentunya anda sudah sangat memahami bahwa anak yang sehat membutuhkan asupan gizi dan juga nutrisi yang tepat ketika sudah terlepas dari ASI bukan?

Baru setelah lepas dari usia satu tahun, anda lebih leluasa dalam memberikan variasi makanan sehat kepada buah hati anda. Adapun asupan 4 sehat 5 sempurna memang harus mulai anda perhatikan di saat memasuki usia ini, karena anak sehat sangat bergantung pada asupan makanan sehat ke dalam tubuhnya. Misalnya saja seperti asupan makanan dari potongan buah atau pun sayuran. Akan tetapi sangat penting juga bagi anda untuk selalu memperhatikan higienitas dari makanan anak.

Tinggalkan balasan