Berita Internasional Terbaru – Pertemuan ini dilakukan di menit-menit akhir persiapan untuk pertemuan puncak bersejarah dengan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un.Presiden AS Donald Trump dan PM Lee Hsien Long dijadwalkan akan melakukan pertemuan dan makan siang bersama seperti dilansir dari Fox News.

Namun, bukan hanya Trump yang melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Singapura tapi Kim Jong Un selaku Presiden Korea Utara pada hari ini juga dikabarkan akan melakukan pertemuan yang sama dengan perdana menteri Singapura. Berita ini juga menjadi berita internasional terbaru yang banyak diperbincangkan.

Sementara itu, sekretaris pers Gedung Putih Sarah Sanders mengungkapkan bahwa Duta Besar AS untuk Filipina, yang telah memimpin negosiasi kebijakan dengan Korut, akan mengadakan kelompok kerja dengan delegasi Korut pada jam 10 pagi waktu setempat untuk membuat persiapan akhir untuk pertemuan kedua kepala negara ini.

“Seluruh dunia akan menyaksikan pertemuan bersejarah antara Korea Utara dan Amerika Serikat, dan terima kasih saya ucapkan atas upaya tulus yang Anda lakukan sehingga kami dapat menyelesaikan persiapan persiapan ini untuk pertemuan bersejarah,” kata Jong-un kepada Lee melalui seorang penerjemah.

Sebelum berangkat ke Singapura Trump sempat membagikan harapannya lewat akun Twitter resminya. “Ini akan menjadi hari yang sangat menyenangkan dan saya tahu Kim Jong Un akan bekerja keras untuk melakukan sesuatu yang jarang dilakukan olehnya sebelumnya, menciptakan perdamaian dan kesejahteraan bagi negerinya sendiri,” tulis Trump dilaman twitter pribadinya.

Trump dan Kim Jong-un akan dijadwalkan bertemu di Sentosa, sebuah pulau resor besar di lepas pelabuhan di Singapura dengan taman hiburan Universal Studio dan pantai buatan yang ada di dalamnya. Kedua pemimpin akan bertemu pada Selasa (12/6/2018) besok pagi pada pukul 09.00 pagi waktu setempat.
Tidak jelas apa yang Trump dan Kim Jong-un mungkin putuskan dalam pertemuan tersebut. Meski begitu kantor berita milik Korut, KCNA, melaporkan keduanya akan membahas masalah denuklirisasi dan perdamaian abadi di Semenanjung Korea.