Akhir-akhir ini masyarakat banyak dikejutkan oleh pemalsuan barang dan makanan. Hal itu tentu saja membuat ketakutan dan kekhawatiran saat akan berbelanja di pasar. Pemberitaan soal tahu berformalin salah satu yang membuat resah masyarakat. Pasalnya, tahu merupakan sumber nutrisi yang murah dan mudah didapat. Tahu bisa dijadikan lauk pauk, bisa juga dijadikan cemilan. Isu tahu berformalin tentu membuat masyarakat takut akan bahaya keracunan. Kenyataan yang ada membuat masyarakat jadi harus makin berhati-hati. Malah ada yang mencoba membuat sendiri dirumah.

Cara membuat tahu memang kelihatannya gampang. Kita tinggal menyediakan kedelai, air, ragi sebagai bahan dasar. Tapi kalau menjalaninya sendiri,  jelas tidak semudah yang dibayangkan. Bahkan kita bisa merasakan betapa sulit dan lamanya proses pembuatannya.

Lalu kalau cara membuat tahu ternyata juga sulit, apa yang harus dilakukan masyarakat? Ya, kita bisa melakukan berbagai pencegahan dini. Kita bisa membeli di tempat yang terpercaya dan mencari informasi bagaimana membedakan tahu yang baik dan tidak layak dimakan. Dengan begitu kita tak akan lagi menjadi was-was yang terlalu berlebihan. Yang tak kalah penting kita harus rajin mencari informasi seputar isu-isu yang berkembang di masyarakat. Tahu berformalin memang ada, tapi tidak semua tahu mengandung formalin dan bekualitas jelek. Masih ada pedagang yang jujur dan terpercaya. Mahal sedikit tak apa-apa asal badan tetap sehat. Tahu akan selalu menjadi menu favorit para ibu.